Senin, 03 Juni 2013

PSIKOLOGI DAKWAH ANTAR BUDAYA




I. PENDAHULUAN
Perbedaan budaya antara satu daerah dengan daerah lainnya acap kali sering menimbulkan perdebatan bahkan hingga menimbulkan pertumpahan darah. Seperti beberapa kejadian berikut ini perang antara egoisitas Amerika dengan Irak, Kristen fundamentalis menyerang Islam setelah serangan teroris 9 September, kelompok militan Hindu dan Muslim saling bunuh di Ayodha-India, konflik antara Israel dan Palestina terus bergolak memakan korban, prasangka rasial kulit putih terhadap kulit hitam di Amerika Serikat menyulut kerusuhan berdarah, diskriminasi kekerasan terhadap minoritas Cina terjadi lagi di Pekalongan, penggunaan bangunan sebagai gereja di Depok diprotes keras warga Muslim, sebuah gereja di Palu dibom menjelang Natal. Semua kejadian tersebut didasarkan pada perbedaan budaya satu sama lain dimana anggota dari tiap komunitas budaya tersebut sering terlalu fanatik, ekslusif dan cenderung berprasangka pada kelompok lainnya.
Psikologi sebagai ilmu yang mempelajari mengenai segala perilaku manusia dan segala proses mentalnya juga memiliki peran yang signifikan dalam proses pemberian pengertian pada tiap-tiap kelompok. Apalagi dalam konteks dakwah, yang akhirnya menciptakan sebuah cabang ilmu baru yaitu Psikologi Dakwah, memahami dan mengatahui kondisi psikis mad’u sangatlah penting ditambah lagi mad’u yang memiliki lantar belakang budaya berbeda.
Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, pemakalah mencoba memaparkan mengenai psikologi dakwah lintas budaya.

II. PEMBAHASAN
A.       Pengertian Psikologi Dakwah
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku manusia dan proses mental. Sedangkan pengertian dakwah adalah suatu proses kegiatan menyampaikan dan mengajarkan serta mempratikkan ajaran Islam secara kafah (utuh) dengan menjadikannya landasan norma, etika kemanusian dalam melaksanakan hak dan kewajiban. Jadi psikologi dakwah dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari segala gejala kehidupan kejiwaan para pelaku kegiatan dakwah (da’i dan mad’u) dalam mencapai tujuan dakwah.
Psikologi dakwah dapat juga diberi batasan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang tingkah laku yang merupakan cerminan hidup kejiwaannya untuk diajak kepada pengalaman ajakan-ajakan Islam demi kesejahteraan hidup manusia di dunia dan di akhirat. Tujuan psikologi dakwah adalah membantu dan memberikan pendangan kepada para Da’i tentang pola dan tingkah laku para Mad’u dan hal-hal yang mempengaruhi tingkah laku tersebut yang berkaitan dengan aspek kejiwaan (psikis) sehingga mempermudah para Da’i untuk mengajak mereka kepada apa yang dikehendaki ajaran Islam.

B.        Pengertian Budaya
Ditinjau dari segi bahasa, kebudayaan berasal dari bahasa sansekerta “buddhayah”, bentuk jamak dari buddhi yang berarti budi atau akal. Pendapat lain mengatakan, bahwa kata budaya adalah sebagai suatu perkembangan dari kata majemuk budidaya, yang berarti daya dan budi. Karena itu mereka membedakan antara budaya dan kebudayaan. Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan rasa, dan kebudayaan adalah hasil cipta, karsa dan rasa tersebut. 
Definisi lain menyebutkan bahwa kebudayaan adalah usaha manusia dan masyarakat untuk mengembangkan prasarana budaya menjadi sarana budaya yang lebih mantap yang diharapkan dapat menjawab tantangan yang dihadapkan kepadanya secara lebih memuaskan.
Koentjaraningrat merumuskan definisi kebudayan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar.  Kebudayaan merupakan salah satu ciri keberadaan manusia di muka bumi. Dakwah mau tidak mau harus melibatkan hal yang satu ini dalam usahanya. Kita tidak akan mampu mengeneralisir kebudayaan yang dimiliki oleh setiap manusia. Kebudayaan manusia, awalnya muncul karena adanya manusia, namu dalam perkembangannya, manusia lebih dipengaruhi oleh kebudayaan yang ada.
Menarik, mendalam, dan menerus atau kontinyu adalah syarat penerapan dakwah dalam ranah kebudayaan, kalau kita memahami kebudayaan sebagai hasil cipta karya, dan rasa manusia. Influentif, sabar, tegas, persuasif, dan proporsional adalah hal selanjutnya yang harus menjadi ukuran kegiatan dakwah, kalau kita memahami kebudayaan sebagai norma, pola hidup, dan nilai di dalam suatu masyarakat.
Koentjaraningrat berpendapat bahwa ada tujuh unsur kebudayaan, yaitu:
a)         Bahasa
b)         Sistem pengetahuan
c)         Organisasi sosial
d)        Sistem peralatan hidup dan teknologi
e)         Sistem mata pencaharian hidup
f)          Sistem religi
g)         kesenian
C.        Etnosentrisme dan Streotype
Budaya merupakan filter ataupun perangkat yang mempengaruhi bagaimana seorang manusia melakukan persepsi dan atribusi terhadap suatu hal ataupun peristiwa. Sikap melihat dan melakukan interpretasi terhadap prilaku orang lain berdasar nilai-nilai budaya sendiri disebut etnosentrisme. Manusia memang kadang tidak mampu memisahkan diri dari etnosentrisme hingga bias dalam memahami perilaku orang. Apa yang dilakukan orang lain adalah benar bila menurut nilai kita itu benar, sedangkan sangat mungkin orang lain tersebut memiliki kriteria penelian tersendiri yang beda dengan kita.
Etnosentrisme sangat dekat sekali dan sering sekali tidak terpisahkan dengan apa yang disebut Stereotype. Stereotype adalah generealisasi sikap keyakinan, ataupun opini mengenai sikap, keyakinan, ataupun opini mengenai orang yang berasal dari budaya lain (Brigham, 1991). Stereotype didasari fakta dan fiksi mengenai orang dari budaya tertentu, namun seringkali menjadi konsepsi yang terlalu sederhana, kaku, dan tidak akurat. Terjadinya ketidak akuratan ini akibat dilakukannya overgeneralisasi dari pengalaman pribadi ataupun suatu informasi yang masuk.
Dalam beberapa kejadian, streotype membantu kita dalam dasar pengambilan keputusan, melakukan evaluasi, dan berinteraksi dengan orang dari lain budaya. Di sisi lain, suatu pendekatan ilmiah menuntut suatu pemaparan dan analisa yang akurat dan objective, termasuk psikologi lintas budaya. Seorang peneliti psikologi lintas budaya harus melepaskan semua kacamata etnosentrisme dan stereotype dalam kajiannya. Selain itu kedaran bahwa ada variabilitas internalisasi budaya pada setiap individu anggota suatu kelompok budaya juga tidak boleh dihilangkan untuk menghindari overgenalisasi dan pembentukan streotype yang salah.
D.       Strategi Dakwah Antar Budaya
Strategi dakwah antar budaya merupakan suatu perencanaan (planning) matang dan bijak tentang dakwah Islam secara rasional untuk mencapai tujuan Islam dengan mempertimbangkan budaya masyarakat, baik segi materi dakwah, metodologi maupun lingkungan tempat dakwah berlangsung.  Dalam dakwah sebagai sebuah proses komunikasi, terutama dalam dakwah antar budaya, akan menjadi efektif dalam proses penyampaian pesan dakwahnya apabila memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a.       Menghormati anggota budaya lain sebagai manusia
b.      Menghormati budaya lain sebagaimana apa adanya dan bukan sebagaimana yang kita kehendaki
c.       Menghormati hak anggota budaya yang lain untuk bertindak berbeda dari cara kita bertindak
d.      Da’i (sebagai pelaku dakwah) harus belajar menyenangi hidup bersama orang dari budaya yang lain.
e.       Mengenali tempat, situasi dan kondisi masyarakat
Hal ini untuk memudahkan perumusan strategi yang akan digunakan serta materi dakwah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebab, dalam menentukan sebuah strategi dakwah seorang Da’i harus jeli dalam melihat kondisi mad’u, sehingga aktivitas dakwah akan lebih mantap, efisien, dan mengenai sasaran.
f.       Membuat karya budaya sarat dakwah seperti wayang dakwah, cerita, dongeng, drama yang berisi pesan dakwah persuasif dan inklusif, design pakaian Islam yang modern dan syar’i.

Fungsi dakwah Islam dalam konteks budaya ada dua macam yaitu  pertama, menciptakan kondisi yang sesubur mungkin bagi kelanjutan sintesa budaya Islam yang di masa silam belum lagi sempat mencapai puncak kemekarannya. Kedua, memberikan makna dan format spiritual bagi proses kehidupan antar budaya kita yang berkiblat pada perkembangan menuju moderinitas.
IV. KESIMPULAN
Psikologi dakwah dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari segala gejala kehidupan kejiwaan para pelaku kegiatan dakwah (da’i dan mad’u) dalam mencapai tujuan dakwah. Budaya adalah daya dari budi yang berupa cipta, karsa dan rasa, dan kebudayaan adalah hasil cipta, karsa dan rasa tersebut. Stereotype adalah generealisasi sikap keyakinan, ataupun opini mengenai sikap, keyakinan, ataupun opini mengenai orang yang berasal dari budaya lain.
Strategi dakwah antar budaya merupakan suatu perencanaan (planning) matang dan bijak tentang dakwah Islam secara rasional untuk mencapai tujuan Islam dengan mempertimbangkan budaya masyarakat, baik segi materi dakwah, metodologi maupun lingkungan tempat dakwah berlangsung.

V. PENUTUP
Demikianlah makalah ini kami sampaikan. Kami sadar makalah ini jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu, kritik dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah yang akan datang. Semoga makalah ini bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan dan wawasan kita semua.

DAFTAR PUSTAKA

Achmad, Amrullah, Dakwah Islam dan Perubahan Sosial, Yogyakarta: Prima Duta, 1983
Dayakisni, Tri, Psikologi Lintas Budaya, Malang : UMM, 2004
Prasetya,  Joko Tri, dkk, Ilmu Budaya Dasar, Jakarta: PT Rineka Cipta, 1991
Thohir, Mudjahirin, Memahami Kebudayaan, Semarang: Fasindo Press, 2007

Selasa, 23 April 2013

Cara Mempercepat Koneksi dan Download di Warnet



Selamat pagi / siang / sore / malam kawan.
karena terlalu banyak kesibukan di dunia nyata sampe kagak sempat update2. Dan akhirnya bisa kembali posting .
Untuk postingan kali ini saya akan sedikit memberi penjelasan tentang Cara Mempercepat Koneksi dan Download di Warnet
Ini hanyalah cara bysa dan kecil2an. Mungkin bisa di praktekkan bagi yang usil pas main diwarnet (maunya kencang sendiri!) dan networking di OS tidak dikunci sama admin warnetnya.
Berikut langkah2nya :

  1. Buka icon network di taskbar (byasanya deket jam di samping kanan)  
  2. Klik kanan Status, di General pilih Properties, lanjut pilih TCP/IP. 
  3. Kalau saja disitu IP nya yg paling atas 192.168.0.07 , misalnya kita berada dikomputer 07 (biasanya warnet ngasih nomor IP berdasar PC biar ga bingung) 
  4. Silahkan ganti aja 05 itu jadi nomor acak, misal 100 keatas 120 kek atau 122, ingat ip juga ada batasan sampe 255 dan tidak mungkin warnet sampe 255 komputer. Jangan sampe konflik dengan Komputer lain ya. Kalau sudah ganti klik ok dan close. 
  5. Silahkan browsing dan download sampe puas, komputer tetanggamu mungkin akan menggerutu karena tiba2 lambat, atau bisa juga si OP kena musibah lambat jg. Kalau main game, wah ga ada lagnya karena semua abis disedot kamu. 
  6. Kalau mau off, balikin ke IP semula, soalnya kalau ip nya ga cocok pas close billing gak bisa!! (kadang)
cara ini berfungsi baik kalau : 
  • Tiap IP sudah dibatasi koneksinya oleh router software. 
  • Tidak dikunci oleh IT pada bagian properties tadi.

Kamis, 21 Maret 2013

Repair Flashdisk Yang Tidak Bisa Di format



Gw punya flashdisk Kingston G2 4Gb, ngak bisa di format dan sizenya jadi 0, waaduu parah bener. gw udah nyari kesana kemari sampe bingung plus pusing, udah gw coba juga pake HP USB FORMAT TOOL tapi tetap gak bisa, tapi tenang deh gw ada jurus pamungkasnya (cius dah :-D).
Cara/stepnya:

1.    Kita pake usb viewer untuk melihat VID (Id Vendor) dan PID (Id Product), untuk softwarenya bisa download disini Usb View. lihat gambarnya di bawah
 
Untuk gambar yang lebih besar bisa lihat disini
Kalo kita liat dari gambar yang saya lingkari merah, untuk id vendor 0x1307 dan id product 0x0165, untuk reference nya kita ambil empat kode dibelakang tanda kali. itulah nomer kode VID (id vendor) dan PID (id product) kita.



2.    Setelah kita mengetahui VID dan PID, kita bisa lihat penjelasan dari kode tersebut disini nanti kita akan mengetahui vendor dan product dari chipset flashdisk kita
3.    Software buat nge flash ulang usb flashdisk kingston G2 4GB. softwarenya nama nya SSS6686 v.2.150, tapi ngak semua kingston G2 4 GB sama VID dan PID nya, mending di check dulu deh. gw dapat di situs rusia http://flashboot.ru/iflash.html , tulisannya pun rusia, gue tebak2 aja, eh... berhasil juga, dan ternyata di situs ini banyak berbagai macam software repair buat macam2 merk dan type flashdisk. Untuk mencari software buat flashdisk selain kingston tinggal masukkin VID (id vendor) atau PID (id product) di kolom paling atas, nanti bisa terlihat VID dan PID kita yang sama kapasitasnya dan jenis usb flashdisk kita. tinggal kita lihat software apa yang cocok buat itu.

Selamat mencoba, kalo ada yang belum ngerti boleh tanya, kalo postingan ini bahasanya aneh harap maklum, atau kalo ada usb flashdisk merk lain yang kasusnya hampir sama, boleh share dan gw bantu cari solusinya oke....

NOTE :  kalo buka website flashboot.ru gunakan google chrome karena google chrome memiliki utility mentranslate/terjemahan ke inggris ato bisa  langsung di translate ke bhs indonesia (sedikit rancu tapi masih dimengerti kok)

Selasa, 19 Maret 2013

SEKILAS TENTANG GENRE METAL



Genre Metal mulai muncul di industri musik barat. Tampil dengan 2 jenis yang berirama cepat dan yang berirama sedang/pelan.

Metal underground berkembang dan menyebar hingga hampir ke seluruh bagian dunia, bahkan sampai seperti dikatakan seorang editor majalah musik "Perkembangan musik ini bagaikan cabang “McDonald” yang ada hampir diseluruh dunia".

Yang berirama cepat biasa disebut “Thrash Metal”.
Thrash Metal diusung oleh Metallica, Slayer, Exodus, Anthrax, dan Nuclear Assault. Thrash Metal sekarang ini bahkan muncul lebih garang lagi.

Yang berirama lebih pelan disebut “Heavy Metal”.
Black Sabbath dikenal sebagai pelopor dari Heavy Metal. Band-band dengan aliran ini adalah Candlemass, St. Vitus dan Trouble. Sekarang ini muncul beragam gaya Metal Underground, dari yang agressif dan bertenaga hingga yang memiliki nuansa “New Millenium ”.

Berawal dari aliran Thrash Metal dan Heavy Metal inilah, kemudian muncul aliran musik baru yang merupakan gabungan dari keduanya atau pun gabungan dengan musik lain yang dikembangkan.

Berikut ini diantaranya adalah Macam-macam Genre Metal yang berkembang hingga kini, sebagai berikut :

1.THRASH METAL
Metallica adalah band dengan aliran ini, seperti kita ketahui mereka telah menjadi icon industri ROCk dengan BLACK ALBUM-nya yang fenomenal. Sampai sekarang Thrash Metal-lah salah satu Underground Metal yang paling banyak mendapatkan perhatian dari Major Label (industri rekaman ternama).as.jpg

Terpengaruh oleh band dari Inggris, Thrash Metal lebih-lebih berkembang di Amerika (kecuali Sepultura yang berasal dari Brazil).
Di awal tahun 80-an aliran Thrash Metal menghasilkan Masterpiece-masterpiece yang artistik seperti:
Master Of Puppets, Metallica (Elektra 1996),
Reign In Blood, Slayer (American 1986), dan
Arise, Sepultura (Road Runner 1991).
Slayer dinobatkan sebagai The King of Underground Metal selama 1 dekade dan masih dihormati sampai sekarang ini. Tetapi mungkin, band Thrash Metal terbesar adalah Pantera yang terakhir mengadakan konser resmi 101 Proof (Eastwest).

2. DEATH METAL
Sebenarnya aliran ini cocok sebagai Soundtrack film-film horror. Semua band Death Metal memiliki nama band yang bertemakan kejadian tersebut diatas. Contohnya:
Deicide, Entombed, Morbid Angel, Brujeria,
Canibal Corpse, Six Feet Under, Malevolent Creations, Broken Hopes, Obituary dan Hiprocrisy. Pada tahun 1990-an, Underground ini lebih memasuki ke Extreme Metal seperti Grindcore yang dipelopori oleh Napalm Death dan Brutal Truth, lalu berkembang pada 1991 menjadi Death Metal Scandinavia oleh Entombed, Dismember, Unleashed, dan At The Gates.

Ada pula Melodic Death Metal yang berasal dari Gothenburg Swedia lalu berkembang di Finlandia dan Norwegia oleh band-band seperti Arch Enemy, Dark Tranquillity, dan Disessction. Kemudian ada istilah yang digunakan yaitu, Technical Death Metal yang di pelopori oleh Cynic, Atheist, Meshuggah, dan Death.

Lalu ada Progressive Death metal yang mungkin lebih cenderung ke visualisasi, pelopornya adalah Opeth, Pestilence, Death, Novembre dan mungkin Progressive Metal oleh Dream Theater, Queensryche, dan Fates Warning.

3. GRINDCORE
Aliran ini pertama kali diperkenalkan oleh Napalm Death diakhir tahun 80-an. Sebuah kombinasi Death Metal dengan Hardcore Punk, yang liriknya banyak mengandung kritik-kritik politik. Band-band yang mengusung aliran ini diantaranya Brutal Truth dan Extreme Noise.

4. METALCORE
Dengan aksen vokal Stakato Hardcore dan melodi yang minimalis, Metalcore merupakan gabungan dari Thrash Metal dan Hardcore. Musik Metalcore berhasil menarik perhatian masyarakat musik Amerika di tahun 90-an dengan band seperti Earth Crisis, Intergrity, dan Deadguy.

5. DEATHCORE
Berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yang persis seperti Death Metal, yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik. Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang Atheis, sedangkan Deathcore kebanyakan adalah orang-orang Agnostik.

Pada mulanya dipelopori oleh band-band seperti Dying Fetus, Suffocation dan Crytopsy dan sebagainya. Pada era 2000-an semakin banyak band Deathcore yang bermunculan seperti Job For A Cowboy, The Red Chord, All Shall Perish, Bring Me the Horizon dan lain-lain.
Deathcore sendiri cenderung bertempo cepat, hampir mirip aliran Metal Old School yang bersifat hancur-hancuran namun masih ada grip-grip melodic.

6. PROGRESSIV METAL
Merupakan cabang aliran Trash Metal yang paling kontras perubahannya. Musik ini menghadirkan suasana Classic New Wave dan ArtRock 70-an dengan paduan elemen melodi Jazzy abad 19, juga musik Romantic Classic, yang disuarakan dengan vokal tenor yang tinggi.
Band-band yang menganut aliran ini adalah Hellowen dari Jerman, Gamma Ray, Blind Guardian, Angra, dan band Amerika Dream Theater.

Musik yang agak slow dari aliran ini dikategorikan DOOM termasuk dari lagu-lagu St.Vitus, Candlemass, Trouble. Variasi dari musik mereka dengan
Slow n' Heavy Sound menghasilkan suara-suara unik Phsycedellic, seperti lagu Slo-Burn (album Slo-Burn, MalliciousVinyl). Band-band DOOM kadang menggunakan Synthesizers untuk menghasilkan suasana Gothic (khususnya di visualisasi Vocal) seperti ditampilkan dalam lagu My Dying Bride (album Like Gods Of The Sun, Fierce/Mayhem) dan Avernus (album Of The Fallen, MIA).

7. FOLK METAL
Folk Metal adalah gabungan Heavy Metal dengan musik Folk (musik daerah), aliran ini digawangi oleh band-band sepertik Korpiklaani, Skyclad, Ensiferum, Fiintroll, Turisas dsb.
Walaupun kebanyakan musik Folk Metal lebih banyak berkembang di Skandinavia, Folk Metal juga berkembang di Timur Tengah seperi Orphaned Land dan Melechesh.

8. MATHCORE
Mathcore adalah perkembangan dari Metalcore yang memiliki ritme yang kompleks dan memiliki progressivitas yang tinggi. Band-band Mathcore banyak dipengaruhi band-band seperti Converge, Neurosis, Isis, dan The Dillinger Escape Plan. Band-band Mathcore yang baru-baru ini menuai popularitas adalah Protest The Hero, The Human Abstract dan lain sebagainya.

9. BLACK METAL
Lahir dari Metal Subteranian, di awal 80-an dengan band-band seperti Venom dan Mercyful Fate, dengan lirik vokal yang “Luciferian” (Satanic).
Band-band ini menampilkan sisi kegelapan alam baka, tampil diatas panggung dengan penampilan seperti mayat atau mengecat tubuh seperti tengkorak.
Aliran ini menampilkan musik Dead-Earnest Demonik dengan lirik-lirik pembunuhan atau pembakaran gereja. Secara teknis musik mereka menggunakan keyboard untuk menghasilkan suara Fuzzy dengan vokal yang menyayat.

Band-band yang menganut aliran ini antara lain LandMark (album Anthems of the Welkin at dust, Century Media), Dimmu Borgir (Enthroned Darkness Triumphant, Nuclear Beast) dan Crade Of Filth (Dusk and Her Embrance, Fierce/Mayhem).
Pertengahan tahun 1980-an, yang diprakarsai oleh band-band cadas seperti Venom, Hellhammer, Celtic Frost, dan Bathory. Pada akhir 80-an band Mayhem dan Burzum mengarah kedalam black metal gelombang kedua.

10. ALTERNATIVE METAL
Alternative Metal adalah salah satu sub-Genre Metal yang paling populer di awal 90-an, ketika popularitas Glam Metal mulai tenggelam akibat kemunculan Grudge pada akhir 80-an. Alternative Metal digunakan untuk mendeskripsikan band-band seperti Faith No More, Primus, Rage Against The Machine dan Jane's Addiction yang menggabungkan Heavy Metal dan Alternative Rock.

Selain itu ada Industrial Metal yang diprakasai band seperti Ministry, Godflesh, Fear Factory dan Marilyn Manson. Industrial metal juga tumbuh pesat di Jerman, band seperti Rammstein ,Oomph!, Megaherz meraih popularitas yang cukup tinggi baik di negara asalnya dan juga dataran Eropa.

Lalu ada Punk Metal atau Crossover Thrash, adalah percampuran Thrash Metal dengan element-element kental dari Hardcore Punk. Suicidal Tendecies, Stromtroopers of Death, Corrosion of Conformity dan Dirty Rotten Imbeciles adalah sebagian band yang mengusung Genre ini.

Kemudian ada Groove Metal, adalah evolusi dari genre Thrash Metal yang muncul awal 90-an. Genre ini digawangi oleh Pantera, Sepultura, Lamb Of God, White Zombie dsb.

Nu Metal, Genre Alternative Metal yang ini adalah Metal modern yang bermain dengan nada Industrial. Band-band yang memainkannya adalah Korn, Slipknot, Limp Bizkit, Deftones hingga Disturbed.

11. DOOM METAL/GHOTIC METAL
Doom Metal adalah aliran yang lebih mengutamakan penekanan lirik, dengan tempo yang dibawah rata-rata sub-Genre Extreme Metal lainnya. Aliran ini terinspirasi oleh Black Sabbath era pertama, band yang termasuk aliran ini contohnya adalah Saint Vitus, Obsessed dan Candlemass.

Sedangkan Gothic Metal adalah evolusi dari Doom Metal, awal Genre ini adalah munculnya band-band Death/Doom dari Inggris yaitu My Dying Bride, Paradise Lost, Anathema. Band Gothic Metal sekarang banyak mengandalkan harmoni antara vocal pria dan wanita (terkadang dengan growl).

Langkah - Langkah Cara Menginstall windows 8

Bagi yang masih belum tahu langkah2 menginstall windows 8, baik memakai CD/DVD ataupun memakai USB flahdisk, berikut langkah2 untuk menginstall edisi pratinjau pengembang windows 8 dari microsoft. Windows 8 edisi Pengembang adalah versi pra-beta dari microsoft untuk pengujian dan tujuan pengembangan. ini tidak dianjurkan di install pada pc yang masih aktif digunakan.
Jika ada rencana untuk membuat dual booting, pastikan anda menyediakan partisi primer lebih dari 20GB. dan jika ada rencana untuk instalasi bersih, pastikan backup dahulu file2nya kemudian baru diformat harddisk C nya, lalu install bersih windows 8 nya.
1.    Siapkan minuman dan cemilan untuk menemani proses instalasi window
2.    Boot komputer anda dengan media instalasi windows 8 Developer.
3.    Mungkin butuh beberapa menit untuk memuat file-file, dan kemudian akan membawa Anda ke layar instalasi. Pilih pilihan yang sesuai dan klik Next.
 
4.    Sekarang klik pada “Install Now” untuk melanjutkan
 
5.    centang “Accept the terms and conditions” dan kemudian klik “Next”.

6.    Disini kita bisa memilih opsi apakah ingin meng-upgrade windows kita ke windows 8 Edisi Developer atau ingin melakukan instalasi bersih. Pilih Custom (Advanced) untuk melanjutkan instalasi bersih.

7.    Pada layar ini Anda dapat memilih drive yang ingin Anda instal, di sini kita memiliki kemampuan untuk mengelola disk, format, membuat partisi dll Jika Anda berencana untuk men-setup Dual boot maka Anda dapat memilih drive yang berbeda. Setelah Anda mengkonfigurasi drive klik “Next”

8.    Itu saja sekarang akan dimulai proses instalasi, tunggu sampai selesai yang mengambil waktu 10 menit sampai 1 jam tergantung pada konfigurasi Hardware.

9.    Setelah itu menyelesaikan instalasi Komputer Anda akan reboot dan akan mempersiapkan pengaturan2. Jadi silahkan menunggu beberapa saat.

10.    Sekarang akan membawa Anda untuk mempersonalisasi pengaturan desktop Anda. Silahkan pilih “Express settings” yang pada layarnya tertera keterangan tentang apa saja settingan akan dilakukan.

11.    Tidak seperti sistem operasi lain, pada Windows 8 Anda dapat login menggunakan account Windows Live. Jadi, Anda dapat memasukkan informasi account Windows Live Anda.

Jika tidak ingin menggunakan metode login ini, silahkan klik pada “I don’t want to log in with a Windows Live ID”.
 
Anda dapat memilih “Local account” untuk membuat Username dan Password untuk login ke Windows Anda.
 
Setelah semua informasi telah dimasukkan, klik “Next”.
12.    Sekarang Windows akan mengkonfigurasi pengaturan Anda
 
Setelah semuanya di setup, maka kita akan disuguhkan tampilan Desktop Windows 8.
 
Selamat! Anda sekarang telah berhasil menginstal Windows 8 edisi Pengembang di komputer Anda.

Sabtu, 16 Maret 2013

Makalah tentang Masyarakat Madani (Civic Education)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Wacana dan praksis tentang civil society belakangan ini semakin surut. Kecenderungan ini sedikit mengherankan karena dalam “transisi” menuju demokrasi, seharusnya wacana dan praksis civil society semakin kuat, bukan melemah. Alasannya, eksistensi civil society merupakan salah satu diantara tiga prasyarat pokok yang sangat esensial bagi terwujudnya demokrasi.
Mewujudkan masyarakat madani adalah membangun kota budaya bukan sekedar merevitalisasikan adab dan tradisi masyarakat local, tetapi lebih dari itu adalah membangun masyarakat yang berbudaya agamis sesuai keyakinan individu, masyarakat berbudaya yang saling cinta dan kasih yang menghargai nilai-nilai kemanusiaan .
Ungkapan lisan dan tulisan tentang masyarakat madani semakin marak akhir-akhir ini seiring dengan bergulirnya proses reformasi di Indonesia. Proses ini ditandai dengan munculnya tuntutan kaum reformis untuk mengganti Orde Baru yang berusaha mempertahankan tatanan masyarakat yang status quo menjadi tatanan masyarakat yang madani. Untuk mewujudkan masyarakat madani tidaklah semudah membalikan telapak tangan.
namun, memerlukan proses panjang dan waktu serta menuntut komitmen masing-masing warga bangsa ini untuk mereformasi diri secara total dan konsisten dalam suatu perjuangan yang gigih.
Selanjutnya, wacana tentang masyarakat madani oleh banyak bangsa dan masyarakat di negara berkembang, secara antusias ikut dikaji, dikembangkan, dan di eliminasi, sebgaimana realitas empiris yang dihadapi.

B. Rumusan Masalah
Agar tidak terjadi kesimpang siuran dari penuliasan makalah ini, maka rumusan masalah dari makalah ini adalah:
1.      Apakah pengertian masyarakat madani?
2.      Apakah karakter mayarakat madani?
3.      Apakah pilar penegak masyarakat madani?

C. Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah diatas maka tujuan penulisan yaitu:
1.      Untuk mengetahui pengertian masyarakat madani
2.      Untuk mengetahui karakter masyarakt madani
3.      Untuk mengetahui pilar penegak masyarakat madani




BAB II
PEMBAHASAN

1.      PENGERTIAN MASYARAKAT MADANI
Konsep Masyarakat Madani Istilah masyarakat Madani sebenarnya telah lama hadir di bumi, walaupun dalam wacana akademi di Indonesia belakangan mulai tersosialisasi. "Dalam bahasa Inggris ia lebih dikenal dengan sebutan Civil Society". Sebab, "masyarakat Madani", sebagai terjemahan kata civil society atau al-muftama' al-madani.
Istilah civil society pertama kali dikemukakan oleh Cicero dalam filsafat politiknya dengan istilah societies civilis, namun istilah ini mengalami perkembangan pengertian. Kalau Cicero memahaminya identik dengan negara, maka kini dipahami sebagai kemandirian aktivitas warga masyarakat madani sebagai "area tempat berbagai gerakan sosial" (seperti himpunan ketetanggaan, kelompok wanita, kelompok keagamaan, dan kelompk intelektual) serta organisasi sipil dari semua kelas (seperti ahli hukum, wartawan, serikat buruh dan usahawan) berusaha menyatakan diri mereka dalam suatu himpunan, sehingga mereka dapat mengekspresikan diri mereka sendiri dan memajukkan pelbagai kepentingan mereka. Secara ideal masyarakat madani ini tidak hanya sekedar terwujudnya kemandirian masyarakat berhadapan dengan negara, melainkan juga terwujudnya nilai-nilai tertentu dalam kehidupan masyarakat, terutama keadilan, persamaan, kebebasan dan kemajemukan (pluralisme)
Dalam mendefinisikan tema masyarakat madani sangat bergantung pada kondisi social cultural suatu bangsa, kareana bagai mana pun konsep masyarakat madani merupakan bangunan tema terakhir dari sejarah bangsa Eropa Barat.Sebagai titik tolak, disini dikemukakan beberapa definisi masyarakat madani menurut para ahli:
Pertama; Definisi yang dikemukakan oleh Zbigniew Rew dangan latar belakang kajiannya pada kawasan Eropa Timur dan Uni Sovyet.
Ia mengatakan bahwa yang di maksud masyarakat madani merupakan suatu yang berkembang dari sejarah, yang mengandalkan ruang dimana individu dan perkumpulan tempat mereka bergabung bersaing satu sama lain guna mencapai nilai-nilai yang mereka yakini. Maka yang dimaksud dengan masyarakat madani adalah sebuah ruang yang bebas dari pengaruh keluarga dan kekuasaan Negara.
Kedua; oleh Han-Sung-Joo ia mengatakan bahwa masyarakat madani merupakan sebuah kerangka hukum yang melindungi dan menjamin hak-hak dasar individu. Perkumpulan suka rela yang terbatas dari Negara suatu ruang publik yang mampu mengartikulasi isu-isu politik. Gerakan warga Negara yang mampu mengendalikan diri dan indenpenden, yang secara bersama-sama mengakui norma-norma dan budaya yang menjadi indentitas dan solidaritas yang terbentuk pada akhirnya akan terdapat kelompok inti dalam civil society.
Ketiga; oleh Kim Sun Hyuk ia mengatakan bahwa yang dimaksud dengan masyarakat madani adalah suatu satuan yang terdiri dari kelompok-kelompok yang secara mandiri menghimpun dirinya dan gerakan-gerakan dalam msyarakat yang secara relative.
Secara global dari ketiga batasan di atas dapat ditarik benang emas, bahwa yang dimaksud dengan masyrakat madani adalah sebuah kelompok atau tatanan masyarakat yang berdiri secara mandiri dihadapan penguasa dan Negara, yang memiliki ruang publik dalam mengemukakan pendapat, adanya lembaga-lembaga yang mandiri yang dapat mengeluarkan aspirasi dan kepentingan publik.
Keempat: menurut Komaruddin Hidayat, dalam wacana keislaman di Indonesia, adalah Nurcholish Madjid yang menggelindingkan istilah "masyarakat madani" ini, yang spirit serta visinya terbakukan dalam nama yayasan Paramadinah (terdiri dari kata "para" dan "madinah", dan atau "parama" dan "dina"). Maka, secara "semantik" artinya kira-kira ialah, sebuah agama (dina) yang excellent (paramount) yang misinya ialah untuk membangun sebuah peradaban (madani).
Menurut Komaruddin Hidayat, bagi kalangan intelektual Muslim kedua istilah (masyarakat agama dan masyarakat madani) memilki akar normatif dan kesejarahan yang sama, yaitu sebuah masyarakat yang dilandasi norma-norma keagamaan sebagaimana yang diwujudkan Muhammad SAW di Madinah,
yang berarti "kota peradaban", yang semula kota itu bernama Yathrib ke Madinah difahami oleh umat Islam sebagai sebuah manifesto konseptual mengenai upaya Rasulullah Muhammad untuk mewujudkan sebuah masyarakat Madani, yang diperhadapkan dengan masyarakat Badawi dan Nomad (Kamaruddin Hidayat, 1999:267).

 Untuk kondisi Indonesia sekarang, kata Madani dapat diperhadapkan dengan istilah masyarakat Modern. Dari paparan di atas dapat dikatakan bahwa, bentuk masyarakat madani adalah suatu komunitas masyarakat yang memiliki "kemandirian aktivitas warga masyarakatnya" yang berkembang sesuai dengan potensi budaya, adat istiadat, dan agama, dengan mewujudkan dan memberlakukan nilai-nilai keadilan, prinsip kesetaraan (persamaan), penegakan hukum, jaminan kesejahteraan, kebebasan, kemajemukan (pluralisme), dan perlindungan terhadap kaum minoritas. Dengan demikian, masyarakat madani merupakan suatu masyarakat ideal yang dicita-citakan dan akan diwujudkan di bumi Indonesia, yang masyarakatnya sangat plural. Dari uraian di atas, maka sangat perlu untuk mengetahui ciri masyarakat tersebut. Antonio Rosmini, dalam “The Philosophy of Right, Rights in Civil Society” (1996: 28-50) yang dikutip Mufid, menyebutkan pada masyarakat madani terdapat sepuluh ciri yang menjadi karakteristik masyarakat tersebut, yaitu: Universalitas, supermasi, keabadian, dan pemerataan kekuatan (prevalence of force) adalah empat ciri yang pertama. Ciri yang kelima, ditandai dengan "kebaikan dari dan untuk bersama". Ciri ini bisa terwujud jika setiap anggota masyarakat memiliki akses pemerataan dalam memanfaatkan kesempatan (the tendency to equalize the share of utility). Keenam, jika masyarakat madani "ditujukan untuk meraih kebajikan umum" (the common good), kujuan akhir memang kebajikan publik (the public good). Ketujuh, sebagai "perimbangan kebijakan umum", masyarakat madani juga memperhatikan kebijakan perorangan dengan cara memberikan alokasi kesempatan kepada semua anggotanya meraih kebajikan itu. Kedelapan, masyarakat madani, memerlukan "piranti eksternal" untuk mewujudkan tujuannya.
Piranti eksternal itu adalah masyarakat eksternal. Kesembilan, masyarakat madani bukanlah sebuah kekuatan yang berorientasi pada keuntungan (seigniorial or profit). Masyarakat madani lebih merupakan kekuatan yang justru memberi manfaat (a beneficial power). Kesepuluh, kendati masyarakat madani memberi kesempatan yang sama dan merata kepada setiap warganya, tak berarti bahwa ia harus seragam, sama dan sebangun serta homogin (Mufid, 1999:213). Lebih lanjut, menurut Mufid, menyatakan bahwa masyarakat madani terdiri dari berbagai warga beraneka "warna", bakat dan potensi. Karena itulah, masyarakar madani di sebut sebagai masyarakat "multi-kuota" (a multi quota society). Maka, secara umum sepuluh ciri tersebut sangat ideal, sehingga mengesankan seolah tak ada masyarakat seideal itu. Kalau ada, yaitu masyarakat muslim yang langsung dipimpin oleh Nabi SAW yang relatif memenuhi syarat tersebut. Memang, masyarakat seideal masyarakat “madinah” telah diisyaratkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya, "tak ada satupun masyarakat di dunia ini yang sebaik masyarakat atau sebaik-baik masa adalah masaku" (ahsanul qurun qarni) - terlepas dari status sahih dan tidaknya sabda ini, ataupun siapa periwayatnya (Mufid, 1999:213-214). Diakui bahwa masyarakat Madinah yang dipimpin langsung oleh Nabi Muhammad SAW merupakan prototype masyarakat idial. Maka, prototype masyarakat madani tersebut, pada era reformasi ini, nampaknya akan upayakan untuk diwujudkan di Indonesia atau dengan kata lain akan ditiru dalam wacana masyarakat Indonesia yang sangat pluralis.
2.      KARAKTERISTIK MASYARAKAT MADANI
Karaketeristik masyarakat madani dimaksudkan untuk menjelaskan dalam merealisasikan wacana masyarakat madani diperlukan persyaratan-persyaratan yang menjadi nilai universal dalam penegakan masyarakat madani, karateristik tersebut antara lain:
1.      Free public sphere (ruang publik yang bebas), yaitu masyarakat memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik, mereka berhak melakukan kegiatan secara merdeka dalam menyampaikan pendapat, berserikat, berkumpul, serta mempublikasikan informasikan kepada publik.
2.      Demokratisasi, yaitu proses untuk menerapkan prinsip-prinsip demokrasi sehingga muwujudkan masyarakat yang demokratis. Untuk menumbuhkan demokratisasi dibutuhkan kesiapan anggota masyarakat berupa kesadaran pribadi, kesetaraan, dan kemandirian serta kemampuan untuk berperilaku demokratis kepada orang lain dan menerima perlakuan demokratis dari orang lain. Demokratisasi dapat terwujud melalui penegakkan pilar-pilar demokrasi yang meliputi :
a.       Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
b.      Pers yang bebas
c.       Supremasi hokum
d.      Perguruan Tinggi
e.       Partai politik
3.      Toleransi, yaitu kesediaan individu untuk menerima pandangan-pandangan politik dan sikap sosial yang berbeda dalam masyarakat, sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang/kelompok lain.
4.      Pluralisme, yaitu sikap mengakui dan menerima kenyataan mayarakat yang majemuk disertai dengan sikap tulus, bahwa kemajemukan sebagai nilai positif dan merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa.
5.      Keadilan sosial (social justice), yaitu keseimbangan dan pembagian yang proporsiaonal antara hak dan kewajiban, serta tanggung jawab individu terhadap lingkungannya.
6.      Partisipasi sosial, yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa, intimidasi, ataupun intervensi penguasa/pihak lain, sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dan kemandirian berpolitik yang bertanggungjawab.
7.      Supremasi hukum, yaitu upaya untuk memberikan jaminan terciptanya keadilan. Keadilan harus diposisikan secara netral, artinya setiap orang memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama tanpa kecuali.
Adapun yang masih menjadi kendala dalam mewujudkan masyarakat madani di Indonesia diantaranya
a.         Kualitas SDM yang belum memadai karena pendidikan yang belum merata
b.        Masih rendahnya pendidikan politik masyarakat
c.         Kondisi ekonomi nasional yang belum stabil pasca krisis moneter
d.        Tingginya angkatan kerja yang belum terserap karena lapangan kerja yang terbatas
e.         Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak dalam jumlah yang besar
f.         Kondisi sosial politik yang belum pulih pasca reformasi

3.      PILAR PENEGAK MASYARAKAT MADANI
Yang dimaksud dengan pilar masyarakat madani adalah institusi-institusi yang menjadi bagian dari sosial control yang berfungsi mengkritisi kebijakan-kebijakan penguasa yang diskriminatif serta mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat yang tertindas. Dalam penegakkan masyrakat madani, pilar-pilar tersebut menjadi persyaratan mutlak bagi terwujudnya kekuatan masyarakat madani, pilar-pilar tersebut antara lain adalah:
1.       Lembaga Swadaya masyarakat adalah institusi sosial yang dibentuk oleh swadaya masyrakat yang tugas esensinya adalah membantu dan memperjuangkan aspirasi dan kepentingan masyarakat yang tertindas.
2. Pers merupakan institusi yang penting dalam penegakan masyarakat madani, karena kemungkinannya dapat mengkiritis dan menjadi bagian dari sosial control yang dapat menganalisa serta mempublikasikan berbagai kebijakan pemerintah yang berkenaan dengan warga negaranya.
3.   Supremasi Hukum; setiap warga Negara, baik yang duduk dalam formasi pemerintahan maupun sebagai rakyat, harus tunduk kepada (aturan) hukum.
4.    Perguruan tinggi; yakni tempat dimana civitas akademikanya (dosen dan mahasiswa) merupakan bagian dari kekuatan sosial dan masyarakat madani yang bergerak pada jalur moral Force untuk menyalurkan aspirasi masyrakat dan mengkritisi berbagai kebijakan-kebijakan pemerintah, dengan catatan gerakan yang dilancarkan oleh mahasiswa tersebut. Menurut Riswandi Immawan, perguruan tinggi memiliki tiga peranan dalam mewujudkan masyarakat madani. Pertama, pemihakan yang tegas pada prinsip egalitarianisme yang menjadi dasar kehidupan politik yang demokratis, kedua membangun mengembangkan dan mempublikasikan informasi secara objektif dan tidak manipulatif. Ketiga melakukan tekanan terhadap ketidakadilan dengan cara santun dan saling menghormati.
5.        Partai politik merupakan wahana bagi warga Negara untuk dapat menyalurkan asipirasi politiknya dan tempat ekspresi politik warga Negara, maka partai politik ini menjadi persyaratan bagi tegaknya masyrakat madani. 

4.      MASYARAKAT MADANI INDONESIA
Masyarakat madani jika dipahami secara sepintas merupakan format kehidupan alternative yang mengedepankan semangat demokrasi dan menjunjung tinggi nilai hak asasi manusia. Konsep masyarakat madani menjadi alternative pemecahan, dengan pemberdayaan dan penguatan daya control masyarakat terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang akhirnya nanti terwujud kekuatan masyarakat yang mampu merealisasikan dan menegakkan konsep hidup yang demokratis dan menghargai hak-hak asasi manusia.
Berkembangnya masyarakat madani di Indonesia diawali dengan kasus-kasus pelanggaran HAM dan pengekangan kebebasan berpendapat, berserikat dan kebebasan untuk mengeluarkan pendapat dimuka umum kemudian dilanjutkan dengan munculnya berbagai lembaga-lembaga non pemerintah mempunyai kekuatan dan bagian dari sosial control.
Secara esensial Indonesia memang membutuhkan pemberdayaan dan penguatan masyarakat secara komprehensif agar memiliki wawasan dan kesadaran demokrasi yang baik serta mampu menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia. Untuk itu, maka diperlukan pengembangan masyarakat madani dengan menerapkan strategi sekaligus agar proses pembinaan dan pemberdayaan itu mencapai hasilnya secara optimal.
Menurut Dawan ada tiga strategi yang salah satunya dapat digunakan sebagai strategi dalam memberdayakan masyrakat madani Indonesia, yaitu :

a.   Strategi yang lebih mementingkan integrasi nasional dan politik. Strategi ini berpandangan bahwa sistem demokrasi tidak mungkin berlangsung dalam masyarakat yang belum memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara yang kuat.
b.  Strategi yang lebih mengutamakan reformasi sistem politik demokrasi. Strategi ini berpandangan bahwa untuk membangun ekonomi.
c.       Strategi yang memilih membangun masyarakat madani sebagai basis yang kuat kearah demokratisasi.

Fakta model strategi pemberdayaan masyarakat madani tersebut dipertegas oleh Hakim bahwa di Era transisi ini harus dipikirkan prioritas-prioritas pemberdayaan dengan cara memahami target-target group yang paling strategis serta penciptaan pendekatan-pendekatan yang tepat di dalam proses.



BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Mayarakat madani dipahami sebagai kemandirian aktivitas warga masyarakat madani sebagai "area tempat berbagai gerakan sosial" (seperti himpunan ketetanggaan, kelompok wanita, kelompok keagamaan, dan kelompk intelektual) serta organisasi sipil dari semua kelas (seperti ahli hukum, wartawan, serikat buruh dan usahawan) berusaha menyatakan diri mereka dalam suatu himpunan, sehingga mereka dapat mengekspresikan diri mereka sendiri dan memajukkan pelbagai kepentingan mereka.
Karakteristik masyarakat madani diperlukan persyaratan-persyaratan yang menjadi nilai universal dalam penegakkan masyarakat madani. Diantaranya yaitu ruang public yang bebas, demokratisasi, toleransi, pluralisme, keadilan social, partisipasi social, dan supremasi hukum.
Masyarakat madani juga harus mempunyai pilar-pilar penegak, karena berfungsi sebagai mengkritisi kebijakan-kebijakan penguasa yang diskriminatif serta mampu memperjuangkan aspirasi masyarakat yang tertindas.
Berkembangnya masyarakat madani di Indonesia diawali dengan kasus-kasus pelanggaran HAM dan pengekangan kebebasan berpendapat, berserikat, dan kebebasan untuk mengeluarkan pendapat dimuka umum kemudian dilanjutkan dengan munculnya berbagai lembaga-lembaga non pemerintah mempunyai kekuatan dan bagian dari sosial control.
DAFTAR PUSTAKA

Azyumardi, Azra, Demokrasi, Hak Asasi Manusia, dan Masyarakat Madani,
Jakarta, Tim ICCE UIN, Jakarta, 2000